Jumlah penayangan

Senin, 27 Juni 2011

Persamaan Dasar Akuntansi

Setiap transaksi keuangan dicatat dalam sisi bersebelahan yaitu sebelah kiri (debit) dan sebelah kanan (kredit). Pada saat berdirinya perusahaan, pemilik menyetorkan harta pribadinya ke dalam perusahaan. Transaksi ini akan dicatat dalam pos harta dan modal. Harta dicatat disebelah kiri (debit) dan Modal dicatat disebelah kanan (kredit) dalam jumlah sama. Sehingga akan menimbulkan persamaan Harta = Utang +Modal.

Untuk memudahkan pemahaman, kami tampilkan contoh di bawah ini:
  1. Tuan Jaya menyetorkan uang tunai sejumlah Rp 10.000.000 untuk modal awal perusahaan.
  2. Dibeli perlengkapan secara tunai sejumlah Rp 500.000
  3. Dibayar berbagai biaya sejumlah Rp 200.000
  4. Dibeli kendaraan secara kredit Rp 10.000.000
  5. Dibeli gedung dan tanah masing-masing seharga Rp 10.000.000 dan Rp 15.000.000, sumber dana pembelian harta ini adalah pinjaman bank.
  6. Dibayar pokok pinjaman utang bank Rp 1.000.000 dan biaya bunga Rp 200.000
  7. Tuan Jaya mengambil uang tunai Rp 500.000 untuk keperluan pribadi.
  8. Diterima pendapatan jasa tunai Rp 2.000.000
  9. Diselesaikan pekerjaan jasa senilai Rp 1.000.000 yang akan diterima bulan depan.
Atas transaksi di atas, dapat dicatat sebagai berikut:

Dapat juga dicatat dengan cara ke dua di bawah ini. Perbedaaannya adalah pada cara 1, saldo setiap rekening dibuat secara berkala, sedangkan cara 2, saldo dibuat tiap adanya transaksi.


Tidak ada komentar:

Pengikut

Entri Populer